Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., mendampingi Tim Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam kegiatan survei rencana pembangunan Batalyon Infanteri (Yonif) TP tahap III dan IV, yang dilaksanakan di kawasan hutan BKPH Senduro, administrasi Dusun Karanganyar, Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Selasa (10/3/2026).
Tim dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia tersebut dipimpin oleh Kolonel Czi Asril Arifin, yang melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan satuan baru TNI AD tersebut.
Dalam penyampaiannya, Kolonel Asril Arifin menjelaskan bahwa pembangunan Yonif TP tahap III dan IV merupakan bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam penguatan pertahanan wilayah, khususnya di Pulau Jawa.
“Di wilayah Jawa sesuai rencana dari pusat akan dibangun Yonif TP tahap III dan IV, termasuk di kawasan kehutanan yang berada di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran satuan Yonif TP tersebut tidak hanya berdampak pada aspek pertahanan negara, tetapi juga membawa manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam peningkatan dan perputaran perekonomian daerah.
“Dengan adanya satuan ini tentu akan memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa rencana kekuatan personel Yonif TP yang akan dibangun diperkirakan mencapai sekitar 1.000 prajurit.
Selain itu, lokasi di kawasan hutan BKPH Senduro dinilai memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya kondisi tanah yang relatif rata serta letaknya yang strategis. Bahkan, menurutnya, banyak wilayah lain yang juga mengajukan diri untuk menjadi lokasi pembangunan satuan tersebut.
“Banyak daerah lain yang juga menginginkan pembangunan Yonif TP ini. Namun setelah dilakukan peninjauan, lokasi di wilayah Burno Senduro memiliki kondisi lahan yang cukup baik dan strategis,” tambahnya.
Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung proses survei dan tahapan perencanaan pembangunan tersebut agar dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana pemerintah pusat.
Kegiatan survei tersebut juga menjadi bagian dari langkah awal dalam memastikan kesiapan lahan serta berbagai aspek pendukung lainnya sebelum pembangunan Yonif TP tahap III dan IV direalisasikan di wilayah Kabupaten Lumajang. (Pendim 0821).

