Lumajang – Dalam rangka mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Citrodiwangsan Koramil 0821-01/Lumajang Sertu Hari Suyono melaksanakan pendampingan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui fogging di kawasan pemukiman warga RW 005 Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Pemerintah Kelurahan Citrodiwangsan sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi berkembangnya nyamuk Aedes aegypti yang menjadi salah satu penyebab penyakit DBD.
Dalam pelaksanaannya, Sertu Hari Suyono turut mendampingi proses kegiatan sekaligus membantu memastikan pelaksanaan fogging berjalan dengan tertib dan menjangkau lingkungan warga.
“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi Babinsa bersama Pemerintah Kelurahan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Kami mengajak warga untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan rutin menguras, menutup dan membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” ujar dia.
Menurutnya, kegiatan PSN tidak hanya mengandalkan fogging, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Fogging merupakan langkah pengendalian nyamuk dewasa, sedangkan pemberantasan tempat berkembang biaknya nyamuk harus dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Sementara itu, Lurah Citrodiwangsan Wisnu Nur Rochman, S.STP., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan PSN dan fogging merupakan langkah bersama untuk menciptakan lingkungan pemukiman yang bersih dan sehat.
“Kami mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Fogging ini merupakan salah satu upaya pencegahan, namun yang paling penting adalah kesadaran masyarakat untuk secara rutin membersihkan tempat-tempat yang dapat menjadi perkembangbiakan nyamuk,” ungkap Wisnu.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak hanya mengandalkan kegiatan fogging, tetapi turut melakukan pemeriksaan dan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin di lingkungan rumah masing-masing. Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Babinsa dan Pemerintah Kelurahan diharapkan dapat terus diperkuat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari potensi penyebaran penyakit, khususnya DBD. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan program PSN di wilayah. (Pendim0821)