Lumajang – Kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh aparat kewilayahan bersama masyarakat. Babinsa Dawuhan Lor Koramil 0821-02/Sukodono Serma Heri Lesmono bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dan warga mengikuti kegiatan donor darah keliling yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang, bertempat di Rumah Kepala Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan donor darah tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat. Warga secara bergiliran datang untuk mendonorkan darahnya sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membantu kebutuhan stok darah di PMI Lumajang.
Babinsa Dawuhan Lor Serma Heri Lesmono mengatakan bahwa donor darah merupakan kegiatan sosial yang sangat bermanfaat, tidak hanya bagi penerima darah, tetapi juga berdampak baik bagi kesehatan pendonor.
“Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Kami dari TNI siap mendukung kegiatan kemanusiaan seperti ini,” ujar dia.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus mempererat hubungan baik antara TNI dan masyarakat di wilayah binaan.
Sementara itu, Kepala Desa Dawuhan Lor Andy Rohm menyampaikan apresiasi atas kehadiran PMI Kabupaten Lumajang yang telah melaksanakan program donor darah keliling di desanya. Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin mendonorkan darah.
“Kami sangat berterima kasih kepada PMI Lumajang yang telah hadir di Desa Dawuhan Lor. Terima kasih juga kepada semua pihak dan seluruh warga yang berpartisipasi. Semoga kegiatan ini bisa membantu menambah stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan donor darah berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan. Petugas PMI melakukan pemeriksaan awal seperti pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin sebelum peserta dinyatakan layak untuk mendonor.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat semakin meningkat. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, PMI, dan warga menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan dapat memberikan manfaat besar bagi kemanusiaan. (Pendim0821)

