Lumajang – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Babinsa Mangunsari Koramil 0821-15/Tekung, Kopka Suwardi, melaksanakan pendampingan pembuatan kandang ternak puyuh milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) “Mangun Jaya” di Dusun Kampung Baru RT 001 RW 001 Desa Mangunsari, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan bersama Ketua BUMDes Mangun Jaya, Romdhon Shohibulloh, beserta para anggota BUMDes sebagai bagian dari persiapan pengembangan usaha peternakan puyuh yang diharapkan mampu menjadi salah satu sumber peningkatan pendapatan asli desa sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Di sela kegiatan, Kopka Suwardi mengatakan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya berfokus pada pembinaan teritorial di bidang keamanan, tetapi juga turut memberikan motivasi dan pendampingan terhadap berbagai program pembangunan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.
“Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI terhadap upaya desa dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal. Kami berharap usaha peternakan puyuh yang dikelola BUMDes dapat berkembang dengan baik, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi contoh pengelolaan usaha desa yang produktif dan berkelanjutan,” ujar dia.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa. Oleh karena itu, Babinsa akan terus hadir mendukung setiap program positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua BUMDes “Mangun Jaya”, Romdhon Shohibulloh, mengatakan bahwa pembangunan kandang ternak puyuh merupakan langkah awal dalam mengembangkan unit usaha BUMDes yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, disamping itu usaha ternak puyuh dipilih karena memiliki prospek yang menjanjikan, baik dari sisi produksi telur maupun pengembangan populasi ternak.
“Ke depan, kami menargetkan usaha ternak puyuh ini tidak hanya menjadi sumber pendapatan bagi BUMDes, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja, melibatkan masyarakat dalam pengelolaannya, serta menjadi salah satu sektor unggulan desa yang dapat meningkatkan perekonomian warga. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan semua pihak, kami optimistis usaha ini akan terus berkembang dalam jangka panjang dan memberikan manfaat yang nyata bagi Desa Mangunsari,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi yang solid antara TNI, pemerintah desa, dan BUMDes, diharapkan program pengembangan peternakan puyuh tersebut mampu menjadi salah satu penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan, menciptakan lapangan usaha baru, serta memperkuat kemandirian masyarakat menuju desa yang maju dan sejahtera. (Pendim0821)