Lumajang – Upaya meningkatkan produktivitas pertanian terus dilakukan melalui sinergi antara TNI, penyuluh pertanian dan kelompok tani. Salah satunya diwujudkan Babinsa Pandanarum Koramil 0821-10/Tempeh dengan mendampingi optimasi pembangunan jaringan irigasi di wilayah Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (12/8/2026).
Babinsa Pandanarum, Serda M. Irfan Masruri, melaksanakan pendampingan pembangunan jaringan irigasi sepanjang kurang lebih 200 meter yang berlokasi di lahan Poktan Tani Jaya, Dusun Parasgowang RT 004 RW 009, Desa Pandanarum.
Kegiatan tersebut turut melibatkan Katimker Penyuluh Pertanian Juwariyah, S.P., M.M., PPL Kecamatan Tempeh Mahlul Akbar, serta Ketua Poktan Tani Jaya Moh. Vanalli bersama para anggota kelompok tani.
Dalam pendampingannya, Serda M. Irfan Masruri memberikan pemahaman kepada petani mengenai pentingnya menjaga kualitas dan keberlanjutan jaringan irigasi. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu membantu memperlancar distribusi air menuju lahan pertanian sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi secara lebih optimal.
Menurutnya, keberadaan jaringan irigasi memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian, khususnya bagi petani yang sangat bergantung pada ketersediaan air untuk mengolah dan meningkatkan hasil produksi pertanian.
“Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para petani. Dengan jaringan irigasi yang baik, distribusi air ke lahan dapat lebih optimal sehingga diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujar dia.
Ia juga mengajak para petani untuk bersama-sama menjaga dan merawat jaringan irigasi setelah pembangunan selesai. Menurutnya, pemeliharaan secara berkelanjutan menjadi kunci agar manfaat jaringan irigasi dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Katimker Penyuluh Pertanian Juwariyah, S.P., M.M., bersama PPL Kecamatan Tempeh Mahlul Akbar terus memberikan pendampingan teknis kepada kelompok tani agar pembangunan jaringan irigasi dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Pembangunan jaringan irigasi sepanjang sekitar 200 meter tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar pengairan lahan pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan air, menjaga keberlangsungan produksi pertanian, dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tempeh. (Pendim0821)



