Lumajang – Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus mempererat kemanunggalan dengan rakyat kembali diwujudkan melalui kehadiran Bati Tuud Koramil 0821-02/Sukodono, Peltu Kilooh E.B., pada kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama Sedekah Desa Dawuhan Lor yang digelar di Balai Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin malam (6/7/2026).
Kegiatan Sedekah Desa yang rutin diselenggarakan setiap tanggal 17 Muharram atau bertepatan dengan bulan Asyura tersebut merupakan tradisi turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat, keselamatan, dan rezeki yang diberikan kepada masyarakat Desa Dawuhan Lor.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Lumajang Eka Tri Oktavia, S.Pd., Camat Sukodono, Koramil Sukodono Kepala Desa Dawuhan Lor beserta perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, seluruh Ketua RT dan RW se-Desa Dawuhan Lor, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Suasana khidmat menyelimuti jalannya acara yang diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama. Doa dipanjatkan untuk mengenang jasa para leluhur desa sekaligus memohon agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, keberkahan rezeki, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah dan bencana.
Saat dikonfirmasi, Peltu Kilooh E.B. yang mewakili Danramil 0821-02/Sukodono, menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal yang mengandung nilai religius, gotong royong, dan persatuan masyarakat.
“Sedekah desa bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi, meningkatkan rasa syukur, serta mempererat persatuan seluruh elemen masyarakat. Koramil akan selalu hadir mendukung setiap kegiatan positif yang mampu menjaga kerukunan dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkap dia.
Kepala Desa Dawuhan Lor, Andy Rohman, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh unsur Forkopimka, tokoh masyarakat, dan warga yang telah bersama-sama menjaga tradisi warisan leluhur tersebut.
“Sedekah Desa merupakan identitas budaya masyarakat Dawuhan Lor yang terus kami lestarikan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah membangun desa ini. Kami berharap melalui doa bersama ini, seluruh masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, kehidupan yang berkah, serta desa kami dijauhkan dari segala musibah,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya lokal terus terjaga sebagai fondasi dalam membangun masyarakat yang rukun, religius, dan harmonis di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan yang memperkuat persatuan serta menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari jati diri bangsa. (Pendim0821)