Rabu, Juni 24, 2026

Dandim 0821/Lumajang Sambangi Warga Disabilitas Terdampak Banjir, Pastikan TMMD Hadir Menjawab Kebutuhan Kelompok Rentan

Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., menunjukkan kepedulian terhadap kelompok rentan dengan melaksanakan komunikasi sosial (komsos) kepada warga penyandang disabilitas yang terdampak banjir di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sela peninjauan lokasi yang direncanakan menjadi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026, didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, unsur Forkopimca Randuagung, perangkat desa, serta personel Kodim 0821/Lumajang.
Kehadiran Dandim dan rombongan tidak hanya untuk melihat kondisi infrastruktur yang terdampak banjir, tetapi juga memastikan bahwa suara dan kebutuhan warga disabilitas turut menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan. Dalam suasana penuh kehangatan, Letkol Anton berdialog langsung dengan warga untuk mengetahui kondisi yang dihadapi pascabanjir serta hambatan yang dialami dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menurut Dandim, pembangunan yang berkualitas harus mampu memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas yang sering kali menghadapi tantangan lebih besar saat terjadi bencana maupun ketika akses infrastruktur belum memadai.
“Kami ingin memastikan bahwa program TMMD nantinya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial yang luas. Kehadiran kami di sini untuk mendengar secara langsung kebutuhan warga, khususnya saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang terdampak banjir, sehingga pembangunan yang dilakukan benar-benar berpihak kepada masyarakat dan memberikan kemudahan akses bagi semua,” ujar Letkol Arh Anton Subhandi.
Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis dalam setiap program pembangunan menjadi bagian penting dari upaya TNI untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Kegiatan komsos tersebut mencerminkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan mampu menjangkau dan meningkatkan kualitas hidup kelompok masyarakat yang paling membutuhkan perhatian.
Melalui program TMMD ke-129 mendatang, diharapkan Desa Ledok Tempuro tidak hanya memperoleh peningkatan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga menghadirkan akses yang lebih inklusif, memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak bencana, serta meningkatkan kesejahteraan seluruh warga tanpa terkecuali.(Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI