Rabu, Juni 24, 2026

Dandim 0821/Lumajang Tinjau Rencana Rabat Jalan 840 Meter di Ledok Tempuro, Wujudkan Infrastruktur Pendukung Ekonomi Desa

Lumajang – Komandan Kodim 0821/Lumajang, Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., meninjau langsung ruas jalan sepanjang 840 meter yang direncanakan menjadi sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Rabu (24/6/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, unsur Forkopimca Randuagung, perangkat desa, serta personel Kodim 0821/Lumajang sebagai bagian dari tahapan perencanaan guna memastikan pembangunan yang akan dilaksanakan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Ruas jalan yang akan dirabat sepanjang 840 meter tersebut merupakan jalur vital yang selama ini digunakan warga untuk mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk akses menuju lahan pertanian, distribusi hasil panen, serta mobilitas masyarakat antarwilayah. Kondisi jalan yang belum optimal dinilai menjadi salah satu kendala dalam menunjang kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Arh Anton Subhandi menegaskan bahwa pemilihan sasaran TMMD didasarkan pada kebutuhan nyata masyarakat dan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
“Kami ingin memastikan bahwa program TMMD ke-129 nantinya mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Jalan sepanjang 840 meter yang direncanakan untuk dirabat ini merupakan akses penting bagi warga. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat akan semakin lancar, distribusi hasil pertanian menjadi lebih cepat, dan pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur melalui TMMD bukan hanya berorientasi pada hasil fisik semata, tetapi juga menjadi instrumen untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan yang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program TMMD. Oleh karena itu, koordinasi dengan Dinas PUTR dan Forkopimca terus dilakukan sejak tahap perencanaan agar pelaksanaan kegiatan nantinya berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sementara itu, keterlibatan Dinas PUTR dalam peninjauan lapangan bertujuan memastikan aspek teknis pembangunan dapat direncanakan secara matang sehingga kualitas hasil pekerjaan memenuhi standar dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Program TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Ledok Tempuro diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah, membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, serta mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian warga setempat.
Melalui pembangunan rabat jalan sepanjang 840 meter tersebut, TNI bersama pemerintah daerah menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.(Pendim0821)

Related Articles

BERITA TERKINI